Lapang dan Sempit

Ibnu Athaillah berkata,

“Allah melapangkan keadaanmu agar engkau tidak tetap dalam kesempitan, dan Allah menyempitkan keadaanmu agar engkau tidak terus dalam kelapangan. Dia melepaskanmu dari keduanya agar engkau terbebas dari segala sesuatu selainNya.”

“Bisa jadi Allah memberimu maka Ia menolakmu, dan bisa jadi Ia menolakmu maka Ia memberimu.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: