Apapun yang Kita Dapat Hari Ini, Itu Lebih Baik dari Ventilator yang Menggerakkan Paru

Pagi ini seorang wanita 30 th, dikonsulkan kepada saya di ruang isolasi ICU.
Ia belum pernah sakit apapun kecuali masuk angin. Persis seperti kita. Kata temannya,  ia sekuat besi baja. Minggu lalu ia masih jalan-jalan. Mungkin ngemall bersama teman-teman.

Tapi dalam 3 hari ini paru-parunya memutih. Swabnya positif. Ia harus masuk dalam mesin ventilator.
Dan ditidurkan.
Akankah bertahan?
Akankah ia bangun, lantas seperti adegan film bertanya, ‘Aku dimana?’

Mengapa ia yang terjangkit Covid? Kenapa bukan kita?
Entah.

So, apapun yang kita dapat hari ini, itu masih lebih baik daripada ventilator yang menggerakkan paru.

Setiap hari adalah anugrah.
Setiap hari adalah keajaiban.

Mari jalani hari ini dengan baik.
Menjadi orang baik.
Bersyukur, berbagi, tersenyum dan bahagialah..

Salam hangat dari saya,

Juli 2020

Dr M. Yusuf Suseno SpJP
@yusufsusenospjp

Note : Akhirnya setelah perawatan hampir 1 bulan, beliau meninggal dunia kemarin di awal Agustus Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: