Catatan Hari ke-200 sekian…

Apa perasaan seorang dokter ketika tim ICU melaporkan saturasi oksigen pasiennya, seorang Bapak dengan anak2 yang penuh harap, menurun?
Apa yang dirasakannya ketika seorang pasien lain, seorang Nenek dengan cucu yang terus menanyakannya, terpaksa diintubasi?

Sedih. Kening berkerut. Tumpukan tanya dalam diri.
Apa yang harus kulakukan agar beliau selamat? Sudahkah kulakukan yang terbaik hari-hari ini?

Sebaliknya, rentetan laporan pagi itu juga memaksa perasaan syukur. At least pagi ini kita bisa bangun di rumah sendiri, mendengar suara jam dinding berdetak, melihat si kecil tidur nyenyak, itu sudah sangat luar biasa. Nikmat tiada tara.

Dilanjut secangkir kopi dan memikirkan jawaban EKG untuk teman2 di Grup Telegram.
Betapa nikmat dari Allah tiada dua..

Jika kita sering masuk ruang isolasi, apalagi isolasi ICU, maka kita akan sangat percaya kalau kita nggak perlu sekian banyak hal untuk bahagia.

Setidaknya saat ini kita nggak perlu harus memakai masker di dalam rumah. Dan alhamdulillah kita masih hidup tanpa harus memakai oksigen masker..

Karena Covid-19 ini sekilas kayak lotre. Undian berhadiah penuh kejutan. Yang sudah hati-hati malah  mendapat jackpot. Yang gegabah di jalanan terlihat merdeka.

Tapi sebenarnya bukan. Semua sudah tertulis jauh-jauh hari di Buku Besarnya Tuhan Maha Perkasa.
Kitalah yang rapuh. Seperti nyala lilin di luar saat hujan deras. Siapa menjamin tak padam segera? Siapa menjaganya dari sapuan angin? Allah saja.

Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah semata. Kita tak punya apa-apa.

Bismillah..
Nikmati hari ini, lakukan yang terbaik hari ini, berikan yang terbaik hari ini.
Karena siapa tahu hari ini hari terakhir kita bisa berbuat baik…

M. Yusuf Suseno SpJP.
@yusufsuseno

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: