Coldplay, Aku dan Rasa Takut

Sore menonton dvd konser Coldplay th 2003 di rumah. Sudah jadul memang, tapi sore itu aku mendapat sesuatu. Kulihat di sana Chris MArtin, memainkan pianonya(lagu Trouble, Scientist, Amsterdam, dll) begitu intense. Hampir kesurupan. Trance. Tampak sekali kalau ia begitu mencintai, begitu menghayati, begitu khusyuk dalam melakoni pekerjaannya.

Lantas aku berpikir, kenapa aku tak bisa seperti dia? Kenapa aku selalu deg-degan saat mau jaga di IRD RS? Kenapa sering takut berbuat salah dan dimarahi oleh para senior saat morning report?

Seharusnya tidak. Seharusnya menjadi PPDS kardio, jaga di IRD dan merawat banyak pasien harus menjadi bagian yang membahagiakan.

Setelah kurenungkan, mungkin karena aku belum betul2 membaca ayat ini.

“Karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku jika kamu benar-benar beriman.” (Ali Imran: 175, dikutip dari  web AsSyaria’ah : Takutlah Kepada Allah)

4 Tanggapan

  1. Nggih Mas/mbak…🙂

  2. wah,kalo saya jadi ppds cardio pasti membahagiakan sekali mas..mungkin..hehe…btw,temen saya sekampus ada yg baru msk cardio mas,namanya dr.fanti filianovika…mungkin mas tau..

  3. ngga sampeyan to cak, aku yo meh podo…hua..ha..ha…nasib…..:-()

  4. rasanya bukan dokter aja, bahkan org yang udah khatam alquran ampe 3x, tetep aja grogi kalo kalo disuruh ngajid didepan org banyak…

    manusiawi kok dok.

    btw, apa khabar… amsih punya utang lohhh sama aku, mo jawab pertanyaan saya waktu itu khan?… hehehee.. sibuk yahh? gpp kalo sibuk, kapan2 aja… gak urgent kok dok🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: