Rumi. Pencarian yang Sama. Satu hari.

Kemarin membaca cerpen Beni Setia di Kompas Minggu. Satu hari, aku ingin melakukan pencarian yang sama. Perjalanan yang sama.

Ya Allah, kabulkanlah…Please… Apa Tuhan? Kau akan menyuruh malaikatMu menuliskannya dalam buku hidupku? Terima kasih ya Tuhanku.. Terima kasih. I love you full.. 🙂


Rumi

Kompas Minggu, 3 Januari 2010 | 03:34 WIB

oleh BENI SETIA

Dingin itu memuncak sejak ngambil wudhu untuk shalat subuh. Kabut tebal. Petunjuk waktu pada arloji telah ada di kisaran 6, 3, dan 9. Apa ini termasuk wilayah Indonesia bagian barat, gumamku—memaksakan keluar kamar. Melangkah di papan kusam di tingkat dua, yang sepertinya jarang dibersihkan atau diinjak langkah tamu, pertanda tidak banyak yang datang. Menginap di losmen yang hanya dua tingkat ini, dengan empat kamar di kiri dan enam di kanan. Kamar dengan tempat tidur yang seperti diambil dari peninggalan bencana dua puluh tahun lalu—dengan lemari papa, seprai yang seperti direntang dan terbiar, menyerah di remang lampu yang lelah.

Baca lebih lanjut