Dokter, Perjuangan Menjaga Nurani (Jawa Pos, 13/1/07, salah satu tulisan favoritku)

oleh M. Yusuf S

“Dok, dokter sedang jaga ya malam ini? Tolong selamatkan suami saya ya Dok. Saya percaya kepada Dokter.” Suara ibu separuh baya itu membuat saya tak bisa berkata-kata. Kami bertukar mata, dan pandangan berkaca-kaca itu memancarkan harapan, melimpahkan kepercayaan dan harapan tak terbatas. Syukurlah, Tuhan masih menolong kami.

Tapi, saat keesokan hari Jawa Pos (9/1/06) menurunkan cover story yang menelanjangi hubungan dokter dengan detailer, saya jadi bertanya dalam hati, andaikan sang ibu membacanya, akankah matanya masih memperlihatkan kepercayaan kepada dokter jaga malam nanti?

Harapan sang ibu setengah baya tadi mencerminkan tentang besarnya beban yang harus dipikul oleh seorang dokter. Tidak salah kalau sebagian berharap agar dokter, meminjam kalimat dari sebuah lagu Iwan Fals, kadang harus menjadi manusia setengah dewa. Apa yang terjadi saat harapan tersebut terbentur pada bisnis industri farmasi yang berorientasi pada keuntungan? Baca lebih lanjut