Surat Tentang COVID 19 Untuk Pasien2

Kepada Yth Bapak Ibu Pasien Poli Jantung RS Telogorejo Semarang, RS DKT Purwokerto, dan RS Harapan Ibu Purbalingga yang saya kasihi..

Assalamu alaikum wr wb.
Bersama tulisan ini, saya hanya bermaksud mengingatkan kepada Bapak Ibu pasien saya tentang keseriusan dari wabah virus COVID 19.

Mohon dengan sangat agar jangan menganggap remeh, salah satu analisa memperkirakan kalau wabah Covid 19 di Indonesia seperti fenomena gunung es. Dimana kelihatannya tidak banyak tapi sebenarnya banyak sekali. Dan demi Allah, virus ini tidak mengenal ras suku maupun agama. Semua orang bisa terkena.

Harus Bapak Ibu ketahui, salah satu faktor resiko yang menyebabkan komplikasi dan kematian akibat infeksi virus Covid 19 adalah pasien dengan masalah jantung sebelumnya. Selain juga diabetes, usia lanjut, dan kelainan paru.

Jadi adalah sangat sangat sangat penting bagi Bapak Ibu untuk menjaga diri agar tidak tertular virus ini.

Apapun, saya mohon tetap waspada. Karena, ingat, masa INKUBASI atau masa pertumbuhan virus dari terkena kontak sampai menimbulkan gejala antara 2 sd 14 hari!
Artinya : Bisa saja orang yang tampak sehat menjadi sumber penularan karena ia memang belum menunjukkan gejala.

Saya mohon agar Bapak Ibu sekalian melakukan langkah-langkah pencegahan terbaik yang bisa Bapak Ibu lakukan.

  1. Seringlah mencuci tangan dengan sabun. Terutama setelah keluar rumah. Setelah menyentuh barang yang bersifat ‘umum’ atau ‘bersama’. Sediakan hand sanitizers dan seringlah memakainya.
  2. Mohon menghindari kontak fisik ‘berjabat tangan’ dengan orang lain. Jika terpaksa, segera mencuci tangan setelah itu. Pikirkan keluarga kita. Siapa tahu tetangga kita tadi baru saja bersalaman dengan orang lain pembawa virus Covid 19.
  3. Jangan menyentuh area wajah Bapak Ibu kecuali dengan tangan yang sangat bersih.
  4. Pakailah masker ketika terpaksa pergi ke tempat umum. Kalau perlu tetaplah berada di rumah.
  5. Jaga jarak minimal 2 meter dengan orang lain. Agar jika ternyata orang tersebut tiba2 batuk atau bersin, virus tidak langsung mengenai kita.
  6. Usahakan shalat dengan memakai sajadah Bapak Ibu sendiri. Terutama jika Bapak Ibu memutuskan untuk tetap shalat berjamaah di masjid. Kurangi kontak dengan siapapun selama melakukan ibadah.
  7. Hindari bepergian ke tempat umum kecuali jika sangat perlu.
  8. Setelah Bapak Ibu keluar rumah, segera cuci pakaian yang dipakai.
  9. Jaga kondisi dengan banyak istirahat, gunakan waktu untuk berdoa mendekatkan diri kepada Tuhan dan tetap minum obat.

Lantas apa yang harus dilakukan jika Bapak Ibu mengalami gejala flu?
Saran saya, tetaplah konsumsi obat-obat jantung rutin Bapak Ibu, dan pakailah masker. Minum obat penurun demam untuk mengurangi gejala. Segera konsultasi dengan dokter jika kondisi memburuk terutama jika ada keluhan sesak. Jaga kesehatan, tidur cukup, minum vitamin, dan bagi yg ada diabetes, usahakan agar kadar gula benar-benar terkontrol.

Bismillah, saya berdoa semoga Allah melindungi kita semua. Semoga kita selalu dalam kondisi sehat.
Aaminn.

Wassalamu alaikum wr wb.

Dr. M Yusuf Suseno, SpJP.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: