Pagi yang Berhujan

Pagi ini berhujan. Aku di rumah Bapak Ibu Ngaliyan. Sendiri saja. Mau ke RS rasanya entah. Aku tengah merasa asing dengan tempat kerjaku. Mungkin memang aku ini alien di tengah manusia-manusia normal.

Dan aku jadi kangen pada gunung-gunung dingin yang pernah kudaki. Gunung yang kedinginan dan kesepian. Dingin sepi yang membuat aku sadar akan rapuh fananya hidup.

Kurasa, sudah waktunya aku kembali.

Pagi ini sudah kubaca sajak M Aan Mansur. Akhirnya Kau Hilang. Sekadar menjaga kewarasanku. Ini linknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: