Mengambil resiko

Saya percaya pada kalimat ini.

Dengan berjalannya waktu, bukanlah kegagalan yang sungguh-sungguh kita sesali.

Tapi penyesalan itu akan menumpuk pada hal-hal yang malah tak pernah kita lakukan, padahal sesungguhnya kita menginginkannya setengah mati.

Semata karena menyerah pada rasa takut, rasa kuatir meninggalkan zona nyaman, dan tak berani mengambil resiko. Juga sering karena langkah yang hendak diambil tak sesuai dengan keinginan banyak orang di sekitar kita.

Mungkin ada baiknya kita sekali-kali duduk menyendiri dan bertanya, apakah hidup yang sekarang kujalani sudah sesuai dengan apa yang ada dalam benakku bertahun lalu?

Saat kita masih muda, saat kita masih optimis dan berani bermimpi?

Bung Karno tak pernah menyesali cita-citanya untuk menyatukan nasionalis, agama, dan komunis dalam Nasakom. Meskipun toh pada akhirnya ia terbukti gagal. Karena ia tahu, jika ia tak berusaha mewujudkan Nasakom semata karena takut dikritik, ia akan lebih menyesal.

Menyesal karena tak mendengarkan suara hatinya. Impian2nya.

Begitu juga kita.

Menurut saya, mewujudkan mimpi tak harus dimulai dari sebuah perubahan besar dan drastis. Seperti meninggalkan pekerjaan atau rumah. Tapi ia bisa dimulai dari yang kecil.

Pada diri saya, ia dimulai dari perjalanan menuju Gramedia dan membeli buku tentang cara menulis artikel yang baik. Lantas membacanya dalam diam.

Saat inipun saya masih terus berjuang mengalahkan ketakutan2 lain dalam diri saya. Dan sungguh itu tak mudah. Hasilnya sering mengecewakan malah.

Namun, setidaknya saya masih dan akan terus mencoba. Adakah cara lain selain mencoba?

5 Tanggapan

  1. Ah,ya,sungguh benar sekali. Dan saya bru saja menjalaninya.keluar dr pkerjaan dan pergi dari rumah.sungguh,saya pasti akan lbh menyesal kalo tdk melakukannya=D

  2. bener broo

  3. Itu dia… impian itu harus lebih besar dari rasa ketakutan kita.. build your dreams bigger than you fear.. then you;d have less hesitance to take the boldest moment 😀

    is nice to have found this blog and kind regards from West Africa..

  4. berani mengambil resiko,semakin berani menghadapi kenyataan…

    Berani menghadapi kegagalan akan semakin berani memhadapi rasa takut…

    Semakin berani menghadapi rasa takut, akan semakin hebatlah dia..

    Salam ngeTop…..!!!

  5. hmmm….thx boss…memberi satu lg pemahaman…take a chance, make a change…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: